Perangkat Perbaikan Elektronika / TV (Hal 30)

Halaman  Ssebelumnya

Elektronika memang sangat dekat dengan kita kehidupan sehari-hari, terhitung dari peralatan dapur yang mengunakan tenaga Listrik, Televisi, hingga perangkat Komunikasi, oleh karena itu di butuhkan beberapa Pengetahuan tentang kelistrikan dan elektronika, ketika terjadi kerusakan pada perangkat listik ataupun elektronika tersebut.

Perangkat perbaikan Elektronik, Televisi dan Perangkat elektronik rumah tangga lainnya, sebenarnya dapat mempergunakan peralatan sederhana, yaitu: Multitester atau sering pula disebut dengan Avometer, Solder Listrik, Timah Solder, Solder Pump (penyedot timah solder), Obeng kembang dan pipih serta Tang potong atau bisa juga menggunakan Gunting dll, sebagaimana di terangkan pada halaman terdahulu pada: Elektronika Dasar - Perangkat Perbaikan Elektronik/TV.


Perangkat Perbaikan Elektronika / TV

Gambar Perangkat Hobby Elektronika dan Perbaikan Televisi
Peralatan Servis Elektronik dan/atau Reparasi TV
Elektronika dapat di jadikan sebagai Hobby yang mengasyikan maupun yang menekuninya sebagai Profesi. Perangkat/Peralatan untuk perbaikan (reparasi) elektronik sebenarnya tidaklah terlalu banyak ataupula tidaklah terlalu mahal, sehingga dengan Modal yang minim (kecil), sudah bisa bekerja dan dapat untuk menghasilkan Uang. Peralatan untuk perbaikan elektronik ini sangat sederhana, sebagaimana telah di jelaskan pada halaman terdahulu:Elektronika Dasar - Perangkat Perbaikan Elektronika/TV, jika di bandingkan Peralatan untuk perbaikan (reparasi) lainnya: semisal Perbaikan Handphone yang membutuhkan Modal cukup besar serta resiko yang cukup besar juga, lihat juga halaman tentang: Gambaran Singkat Bisnis/Usaha konter Pulsa dan Jasa perbaikan Handphone ini. Ya.. meskipun begitu, setiap pekerjaan/usaha mempunyai resiko masing masing, namun pembelajaran dan pengalaman merupakan hal yang yang dapat memperkecil setiap resiko yang di hadapi dan yang akan di jalani.


Halaman Selanjutnya

Signal Detektor - Infrared Remote Control (Hal 28)

Halaman Sebelumnya

Signal Detektor - Infrared Remote Control merupakan Alat untuk Test Remote Control. Perangkat ini umum digunakan Teknisi Elektronik/ TV, untuk mengetahui berfungsi atau tidak berfungsinya sebuah Remote Control.

Signal Detektor - Infrared Remote Control menggunakan sumber daya berupa 1 atau 2 buah baterai, untuk penggunaannya adalah dengan cara mengarahkan remote kontrol pada alat ini sambil menekan sembarang tombol pada remote, maka Lampu Indikator pada Signal Detektor - Infrared Remote Control akan berkedip kedip, yang menandakan Remote Kontrol tersebut masih berfungsi.

Signal Detektor - Infrared Remote Control

Signal Detektor - Infrared Remote Control dapat digunakan untuk bermacam jenis remote kontrol perangkat elektronik rumah tangga, seperti: Kipas Angin, AC, Mainan Anak, Televisi dll.
Alat Test Remote Control Infrared Signal Detektor
Signal Detektor - Infrared Remote Control
Sebagai Alternatif jika tidak mempunyai "Alat Test Remote" ini, maka kita dapat menggunakan sebuah "Kamera Ponsel" dengan cara meng-aktifkan kameranya, dan mengarahkan remote tersebut ke kamera ponsel tersebut, sambil menekan sembarang tombol pada remote control tersebut, akan terlihat sinar putih berkedip kedip  pada layar handphone, jika remote kontrol tersebut masih berfungsi dengan baik.
"Alat Test Remote" yang di sebut dengan Signal Detektor - Infrared Remote Control ini, dapat dipergunakan pada jarak hingga 100 meter, sebagaimana teks tertera pada perangkat tersebut.. terlihat pada gambar di atas.
Halaman Selanjutnya

Komponen yang Rusak AVOmeter WINNER KS-278 akibat Terkena Tegangan Tinggi (Hal 29)

Halaman Sebelumnya

AVOmeter sering disebut juga Multitester ataupun Multimeter ini terkena Tegangan Listrik Tinggi, dengan Knop Switch pada Skala X1 (Ohm Meter), karena kekurang telitian pada kami, sehingga AVOmeter tersebut tidak dapat berfungsi dengan Normal, sebagaimana informasi di halaman terdahulu: Multitester (Avometer) Rusak karena Kesalahan Penggunaan pada Tegangan Listrik.

Halaman ini, merupakan Informasi tambahan pada halaman: Multitester (Avometer) Rusak karena Kesalahan Penggunaan pada Tegangan Listrik, sebagaimana tersebut di atas.

Kerusakan Terkena Tegangan Tinggi Multitester WINNER KS-278

Perbaiakan Kerusakan Komponen Multitester - Terkena Tegangan Tinggi
AVO(AmpereVoltOhm)Meter - Multitester WINNER KS-278 - Rusak akibat salah Penggunaan
Terlihat pada Gambar: Posisi komponen yang dilingkari warna Biru adalah merupakan Komponen yang sering rusak/putus/terbakar, akibat terjadi kesalahan penggunaan pada AVOmeter ini, yaitu: Terkena Tegangan Tinggi, sedangkan pada Knop Switch berada pada Posisi: Ohm Meter di Skala: X1.
Perbaikan Kerusakan Komponen Multitester Berfungsi Tidak Normal
AVO (AmpereVoltOhm) Meter - Multitester WINNER KS-278
Untuk Perbaikannya, selain komponen tersebut di atas, periksa juga "FUSE" atau Sekering sebagaimana  terkihat pada gambar di atas, pada Model yang lain dari AVOmeter ini, ada juga yang mempergunakan Ge Dioda: 1N4148 (2 X)  cek beberapa komponen tersebut, jika ternyata mengalami Kerusakan juga, segera ganti dengan yang Baru ataupun dengan komponen yang masih dalam kondisi Baik/Normal.

Data dan Posisi Komponen pada AVOmeter WINNER KS-278

Berikut Letak/Posisi Komponen pada AVOmeter WINNER KS-278 tersebut beserta Gambar dan Keterangan:
Perbaikan Avometer akibat Terkena Tegangan Tinggi (Kesalahan Pengguna)
AVO (AmpereVoltOhm) Meter - Multitester WINNER KS-278 - Letak Komponen
Demikian Letak dan Posisi Komponen yang sering rusak, ketika Avometer WINNER KS-278 karena Terkena Tegangan Tinggi, akibat Kesalahan Pengguna itu sendiri.. Semoga Bermanfaat.

Halaman Selanjutnya

Soldering Tool - Memilih Alat Solder Listrik yang Baik untuk Praktikum Elektronika (Hal 27)

Halaman Sebelumnya

Solder Listrik merupakan perangkat utama (dari sekian banyak perangkat perbaikan elektronika/listrik) untuk praktikum / pengerjaan perbaikan Elektronika. Seringkali bagi Pemula bertanya tanya: Bagaimana memilih Solder yang Baik agar dalam proses pengerjaannya Timah dapat terpatri dengan Sempurna dan Tidak merusak Jalur pada PCB-nya?

Hal terpenting untuk hal tersebut di atas adalah: Gunakan "Mata Solder" yang berkualitas Baik. Dengan menggunakan Mata Solder yang berkualitas Baik, selain Timah dapat terpatri dengan sempurna, proses penyolderan komponen pada Board juga dapat berlangsung cepat sehingga sehingga mengurangi resiko mengelupasnya jalur yang tercetak pada papan PCB (mesin elektronika) akibat panas yang berlebih dari Solder listrik terssebut.

Soldering Tool - Memilih Alat Solder Listrik yang Baik untuk Praktikum Elektronika

Cukup banyak Model dan Bentuk "Mata Solder" yang beredar di pasaran (atau anda dapat memesannya secara online..?), anda dapat memilih salah satunya, sebagai contoh adalah: merek "GOOT" meskipun menggunakan Solder yang Murah, kemudian anda lepaskan mata solder bawaan tsb dan kemudian menggantinya dengan mata solder baru sebagaimana tersebut di atas.
Bagaimana Cara Memilih Solder Listrik yang Baik
Solder Listrik merek: Dekko
Sekarang ini di pasaran kita dapat jumpai merek merek "Solder Listrik" Berkualitas Baik dengan harga terjangkau, tanpa anda harus mengganti "Mata Solder", karena sudah menggunakan Mata Solder berkualitas Baik (menggunakan bahan khusus).
Pergunakan Solder Listrik dengan Daya yang disesuaikan dengan kebutuhan, Mata Solder menggunakan bahan Khusus dan tidak di perkenankan untuk terkena jenis Plastik, jangan membersihkannya dengan jenis Logam keras yang akhirnya dapat merusak lapisan khusus pada Mata Solder tersebut.
Untuk pengerjaan yang berhubungan dengan plastik, anda dapat menggunakan Solder Listrik lain yang anda khususkan penggunaannya untuk jenis Plastik.

Halaman Selanjutnya

Inverter Kit 12V to 18V CT (Kit Penyesuai/Pengubah Tegangan DC ke DC) - (Hal 26)

Halaman Sebelumnya

INVERTER KIT DC 12V ke18V CT adalah Rangkaian untuk merubah Tegangan DC 12V (ACCU) menjadi: +18V | 0 (CT) | -18V, KIT INVERTER 12V to 18V CT, ini banyak beredar di pasaran sebagai rangkaian pengganti pada sebuah Power / Sound Amplifier Mobil ketika mengalami kerusakan yang sudah terlalu parah / tidak bisa di perbaiki lagi.

INVERTER KIT DC to DC ini, banyak beredar di pasaran dengan 2 Model, yaitu: DC 12V to 18V CT dan DC 12V to 24V CT (current 7 Ampere), Kit Inverter ini sangat berguna, untuk penggunaan jenis Audio Power Amplifier menggunakan Sumber Daya Aki (accumulator) pada Mobil.

Inverter Kit 12V to 18V CT (Kit Penyesuai/Pengubah Tegangan DC ke DC)

Alat INVERTER AKI Mobil DC 12V ke 18V CT Audio Power pada Mobil
INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT)

INVERTER KIT DC 12V ke 18V memiliki beberapa Titik Kontak (Pin), yaitu:

  • B+: Ini adalah Pin untuk Input DC 12V dari Aki (Accumulator) Mobil
  • Rem: Pin ini merupakan Remote, hubungkan ke B+ 12V pada Aki (Accumulator) Mobil untuk Menghidupkan
  • GND: Ini Pin untuk Ground, hubungkan ke Ground atau ke Kutub - pada Aki (Accumulator) Mobil
  • +18V: Tegangan Output +18V
  • CT: Ground Sentral = 0 Volt atau Ground
  • -18V: Tegangan Output -18V
Petunjuk Mudah Pemasangan Titik Pin Tegangan INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT)
INVERTER KIT DC to DC (12V to 18V CT) - Pin Tegangan Input/Output

Inverter Kit 12V to 18V CT

Rangkaian Pemasangangan INVERTER KIT DC 12V to 18V CT
INVERTER KIT DC 12V to 18V CT
INVERTER KIT DC 12V to 18V CT ini banyak beredar di pasaran, Harga relatif (bisa lebih/kurang).. berkisar Rp 65.000 hingga Rp 85.000.

Aki (Accumulator)

Power Supply - Battery - Accumulator DC 12V
ACCUMULATOR (AKI) 12V
Aki (Accumulator) merupakan Sumber Daya pada KIT INVERTER DC 12V to 18C CT ini, yang pada selanjutnya disambungkan pada Power Audio untuk Mobil, yang mempergunakan System Tegangan CT +18V / -18V ini, sebagaimana terdapat pada jenis Power Audio Mobil umumnya.

Halaman Selanjutnya

Cara Pasang Jack Handphone ke Speaker Aktif / Audio Power Amplifier Mobil (Hal 23)

Halaman Sebelumnya

Mungkin sebenarnya sudah banyak yang membahas tentang: "Cara Pasang Jack Handphone ke Speaker Aktif / Power Amplifier Mobil" ini, pada blog teknisi elektronik di internet, namun rupanya masih ada juga yang bertanya, terkait "Cara Pasang Jack Hp agar Suara / Musik bisa terdengar pada Speaker Aktif ataupun Audio Power Mobil" yang mana masih menggunakan perangkat kabel ini.

Pada saat sekarang ini, baik Speaker / Power Aktif, Audio Power pada Mobil, sudah banyak yang mempergunakan "Audio Player Mp3", yaitu: Media Pemutar Musik terbaru yang bisa membaca format Audio Mp3 yang sudah di lengkapi dengan Slot MMC (memori) dan Flashdisk, namun jika tidak ada, kita dapat menggunakan perangkat Mobile / Smart maupun Hand Phone (Hp), sebagai pengganti "Audio Player Mp3" tersebut..

Cara Pasang Jack Handphone ke Speaker Aktif / Audio Power Amplifier Mobil

Panduan dan Cara Pasang Jack Hp ke Speaker Aktif / Power Audio Amplifier Mobil
Handphone - Resistor dan Jack Stereo
  1. Persiapkan sebuah Jack Stereo (tergantung Jenis dan Model) yang sesuai dengan Tipe Handphone tersebut, colokan sebagaimana pemasangan Headset pada umumnnya, kemudian..
  2. Hubungkan salah satu kabel Output (umumnya 2 kabel / jalur Audio Out L/R) menggunakan sebuah "Resistor" pada kisaran 100 Ω - 300 Ω (Ohm) menuju "Ground", hingga muncul peringatan atau pemberitahuan: "Headset Terpasang" pada layar handphone  (ini sebagai pengganti resistansi kawat lilitan/spul speaker kecil yang terdapat pada HEADSET tersebut)  selanjutnya..
  3. Hubungkan ketiga Kabel (Ground. Audio L dan Audio R) ke Line in pada Speaker Aktif maupun Audio Power Amplifier Mobil dan perangkat Pengeras Suara lainnya).
Cara Pemasangan Jack Audio Hp Stereo ke Speaker Aktif dan Power Audio Mobil
Kiri ke Kanan: Jack Audio L/R + Mic Handphone - Jauh 
Pada Gambar di atas, kami menggunakan Handphone merek "MITO" sebagai percobaan, Demikian penjelasan singkat "Cara Pasang Jack Handphone ke Speaker Aktif / Audio Power Amplifier Mobil" tersebut, Semoga bermanfaat..

Halaman Selanjutnya

Loudspeaker (LS) - (Hal 22)

Halaman Sebelumnya

Loudspeaker (LS) adalah Perangkat Elektronik yang berfungsi Merubah Sinyal Listrik menjadi Getaran Suara yang dapat di dengar oleh Telinga. Sinyal Listrik tersebut berasal dari sebuah Penguat Suara (Power Amp) yang telah di beri sinyal tertentu, baik berupa rekaman suara (Audio) ataupun suara langsung melalui Microphone.

Loudspeaker (LS)

Gambar Speaker Mid-Range 10-Inch
Loudspeaker 10" | 30W | 8 Ohm | Mid-range
Loudspeaker (LS) sesuai namanya adalah Pengeras Suara. Loudspeaker terbagi menjadi beberapa jenis/model sesuai dengan Frekwensi ataupun Nada yang di hasilkan, sebagai contoh:
  1. Twitter - Loudspeaker jenis Twitter ini dirancang untuk merespon Sinyal Audio yang mempunyai Nada Tinggi (Treble).
  2. Midrange - Jenis ini dirancang untuk merespon Sinyal Audio yang mempunyai Nada Sedang (Middle).
  3. Woofer - Jenis ini dirancang untuk merespon Sinyal Audio yang mempunyai Nada Rendah (Bass).
  4. Sub-Woofer - Jenis ini dirancang untuk merespon Sinyal Audio yang mempunyai Nada sangat Rendah (Super Bass | X-Bass).
Gambar Loudspeaker 10" Mid-range dari Depan
Loudspeaker 10" | 30W | 8 Ohm | Mid-range (Tampak Depan)
Loud Speaker (LS) ini mempunyai Bentuk | Model / Jenis | Diameter | Ukuran/Kekuatan | Tahanan | yang berbeda-beda tergantung Fungsi dan Kegunaannya.


Halaman Selanjutnya

Belajar Merakit Adaptor Sederhana dengan 4 Buah Dioda (Bridge Rectifier) - (Hal 21)

Halaman Sebelumnya

Adaptor ini pada dasarnya adalah sebuah Power Supply dengan Daya Kerja rendah. Pada umumnya perangkat Power Supply yang di sebut dengan Adaptor ini adalah menggunakan Transformator (Trafo) 500mA, 1 Ampere hingga 5 Ampere dengan Tegangan berkisar 3Volt hingga 12Volt atau bahkan mungkin lebih, sering digunakan untuk Uji coba perangkat elektronik, seperti: Radio/Tape recorder, rangkaian Lampu Led dan lain sebagainya.

Adaptor Sederhana dan Dioda Bridge Rectifier

Pada halaman terdahulu: Belajar Cara Membuat/Merakit Adaptor Sederhana, Adaptor tersebut di rangkai sangat mendasar menggunakan hanya 1 buah Dioda sebagai sebagai Perata Arus (penyearah) AC + sebuah Elco sebagai Filter (penyaring) tegangan yang keluar pada Gulungan (kumparan) Sekunder Trafo tersebut, meskipun dengan rangkaian sederhana tersebut, kita sudah dapat mempergunakannya sebagai Catu Daya untuk percobaan/perbaikan alat elektronik rumah tangga lainnya, dan mengatur Tegangan (pada Adaptor) yang di inginkan, agar dapat sesuai dengan spesifikasi/ukuran tegangan yang di tetapkan oleh Pabrik pembuat perangkat elektronik rumah tangga tersebut, semisal: Radio, Mainan anak anak dan lain sebagainya.
Cara Merakit Adaptor Sederhana
Adaptor dengan 1 buah Dioda + 1 buah Elektrolit Kondensator
Agar dapat mendapatkan Arus dan Tegangan yang lebih sempurna, maka dapat di buat sebuah rangkaian dioda dengan sistem yang di sebut dengan "Bridge Rectifier", yang terdiri dari 4 buah Dioda yang disusun sedemikian rupa, sehingga akan mendapatkan Arus dan Tegangan yang lebih bersih lagi, adapun bagaimana susunan dari Dioda Bridge Rect ini dapat di lihat pada halaman: Elektronika Dasar - Komponen Dioda.
Untuk Penggunaan Audio MixerTone Control dll, umumnya menggunakan "Power Stabilzer" IC DC 7809/7909, 7812/7912 dan 7815/7915, lihat selengkapnya pada halaman: Merakit Sendiri Adaptor 3 Output menggunakan IC DC 7815 dan 7915.
Rangkaian Adaptor yang menggunakan system Dioda Bridge Rect ini, banyak di temukan di pasaran dengan kuat Arus berkisar 500mA (0,5 Ampere) / 1000mA (1 Ampere), pada jenis yang lebih Modern lagi sekarang banyak di jual di pasaran menggunakan System (Power Regulator) AC matic/elektronik, semisal untuk Charger Handphone, dan Adaptor untuk Perangkat Digital lainnya, sebagai contoh adalah: Adaptor untuk Kamera CCTV dan Digital Video Recorder serta masih banyak lagi yang lainnya.

Berikut Adaptor sederhana dengan Menggunakan 4 buah Dioda Bridge Rectifier tersebut:

Cara Merakit Adaptor Sederhana Menggunakan 4 buah Dioda
Adaptor Rakitan sederhana menggunakan 4 buah Dioda (Bridge Rectifier)
Keterangan Gambar
  • Ground: Merupakan kutub Negatif, seperti halnya kutub Negatif pada Baterai
  • DC+ : Merupakan kutub Positif, sama seperti halnya kutub Positif pada Baterai
  • 1 : adalah Penentu tegangan, yang di arahkan atau disambungkan pada titik hijau atau dengan kode angka (2) pada gambar di atas, untuk memilih Tegangan sesuai dengan yang di butuhkan. Hubungkan angka (1) ke titik angka (2), sesuai Tegangan yang di inginkan (angka 2 seperti terlihat diatas adalah: Tegangan 3V, 4.5V, 6V, 7.5V, 9V dan 12V) atau bisa mengunakan saklar biasa atau bisa juga "Rotary Switch (Saklar Putar)" untuk memudahkan memilih tegangan nantinya.
Gambar Skema Diagram Cara Merakit Adaptor Sederhana
Skema/Diagram - Rangkaian Adaptor Sedehana menggunakan 4 Buah Dioda (Bridge Rectifier), gambar di bawah: Rangkaian Adaptor Sederhana dengan 2 Buah Dioda, menggunakan Trafo 1 Amp (CT)

Catatan Tambahan:
  • Untuk Dioda Bridge Rectifier bisa mempergunakan Dioda Silikon biasa 4 buah atau bisa juga menggunakan Dioda jenis Keprok.
  • Ukuran Dioda di sesuaikan dengan Trafo yang digunakan, Trafo 0,5A/1A/2A bisa mempergunakan Dioda 1N4001 - 1N4007, sedangkan untuk Trafo 3A/5A bisa mempergunakan Dioda 1N5401.
  • Elco bisa mempergunakan kapasitas/ukuran 1000mF/16V atau 2200mF/16V

Rangkaian Stabilizer

Adaptor yang telah diterangkan pada halaman diatas, dapat di sempurnakan lagi menggunakan "Rangkaian Stabilizer" untuk menghasilkan Arus dan Perataan Tegangan menjadi lebih halus dan Stabil, lihat diagram berikut di bawah ini:



Belajar Merakit Adaptor sederhana dengan Stabilizer
Rangkaian Sederhana Power Stabilizer Adaptor/Power Supply
  • DC Input - Tegangan DC yang keluar pada Adaptor sederhana tersebut di atas, di masukan lagi kerangkaian Stabilizer ini, Hubungkan Tegangan + adaptor ke + rangkaian Stabilizer ini, begitu juga Jalur - Adaptor ke Jalur - pada rangkaian Stabilizer ini.
  • DC Output Stabilizer - DC Output yang keluar pada Stabilizer ini sudah benar benar rata dan stabil.
Catatan: Anda dapat menggunakan lebih dari 1 Tr 2N3055 + R 0.5 ohm/5W, jika dirasa perlu untuk kebutuhan Power yang lebih besar, jangan lupa untuk menambahkan plat pendingin (heatsink) yang sesuai dengan jenis Transistor tersebut..!
Untuk Model Adaptor menggunakan Power Stabilizer dengan Tegangan DC 4.5V hingga 13.8V, anda dapat lihat contoh rangkaian pada halaman: Diagram Rangkaian "Power Adaptor Stabilizer - Tegangan DC 4.5V hingga 13.8V".


Halaman Selanjutnya

Rotary Switch (selector) - (Hal 20)

Halaman Sebelumnya

Rotary Switch ini merupakan Saklar Putar mode Selektor (mempunyai beberapa throw/ jalur keluaran) dengan 1 atau 2 sentral/ pusat saklar. Rotary Switch ini merupakan salah satu Jenis Saklar dari sekian banyak jenis Saklar yang dipergunakan pada rangkaian Listrik maupun Elektronik pada umumnya.
Gambar dan Keterangan Rotary Switch/ Saklar Putar
Rotary Switch (Tampak Atas)
Rotary Switch ini banyak dipergunakan untuk pada perangkat elektronika, khusunya Adaptor, yang berfungsi sebagai Pemilih (selektor) Tegangan yang di inginkan.
Gambar dan Keterangan tentang Rotary Switch/ Saklar Putar
Rotary Switch (Tampak Bawah)
Rotary Switch sebagaimana terlihat pada gambar di atas adalah sebuah Saklar Putar yang umum dipergunakan untuk Selektor Tegangan pada Power Adaptor yang banyak beredar di pasaran.
Ada banyak sekali Jenis, Model dan Bentuk Saklar yang baik untuk Listrik maupun rangkaian Elektronik, sebagian di antaranya dapat dilihat pada halaman: Saklar - Fungsi dan Kegunaannya.

Rotary Switch ini mempunya 2 sentral saklar untuk 2 x 6 pilihan jalur (channel) keluaran, dengan kata lain 1 Sentral saklar untuk 6 pilihan jalur/ channel keluaran, sebagaimana penggunaannya pada: "Rangkaian Power Adaptor Stabilizer - Tegangan DC 4.5V hingga 13.8V".

Halaman Selanjutnya

Saklar - Fungsi dan Kegunaannya (Hal 19)

Halaman Sebelumnya

Saklar sebenarnya adalah Perangkat Listrik yang berfungsi untuk Menyambungkan dan/atau Memutuskan aliran Listrik.

Jenis dan Macam Saklar Listrik/Elektronik

Saklar mempunyai bentuk yang sangat beragam, namun mempunyai hanya satu fungsi., yaitu; Menyambungkan dan Memutuskan satu atau banyak Aliran baik satu persatu maupun sekaligus.

Saklar Listrik

Saklar Listrik ada beberapa 2 Jenis, yaitu:
  1. Saklar Biasa - Saklar ini sangat umum di pergunakan pada Perangkat Listik rumah tangga. Jenis ini dipergunakan untuk On/Off Lampu dan Perangkat listrik lainnya pada beban berkisar 5W hingga Ratusan Watt.
  2. Saklar Khusus - Saklar ini banyak di pergunakan untuk penggunakan Listrik bertenaga besar, pada beban berkisar 500W hingga Ribuan Watt atau lebih.
Gambaran Mudah Jaringan Kabel Saklar Listrik Rumah Tangga
Bentuk Jaringan Sederhana "Saklar Listrik" Rumah Tangga

Saklar Televisi

Saklar Televisi ada 2 Jenis (Umum), yaitu:
  1. Saklar On/Off Listrik - Saklar On/Off TV terdapat pada bagian Mesin baik secara di pasang terpisah ataupun terpasang langsung pada PCB. Saklar ini mempunyai kekuatan beban berkisar Ratusan Watt.
  2. Switch - Switch merupakan jenis atau model saklar kecil dan didesain tidak untuk kebutuhan listrik bertenaga besar. Switch ini banyak dipergunakan pada jenis Perangkat Digital termasuk Televisi.
Bentuk Gambar dan Symbol Saklar TV
Saklar TV

Rotary Switch

Rotary Switch adalah sebuah Saklar Putar secara Manual. Rotary Switch ini mempunyai 1 atau 2 buah Titik kontak Sentral ke beberapa beberapa Titik kontak lainnya. 
Model dan Jenis Saklar - Rotary Switch (Saklar Putar)
Rotary Swich
Penggunaan Rotary Switch ini banyak di pergunakan pada jenis Adaptor Dinamis dan/atau Power Supply Dinamis yang mempunyai Tegangan yang bisa disesuaikan. Rotary Switch ini banyak juga terdapat pada Kipas Angin yang menggunakan saklar manual.
Perangkat Saklar dan Timer Manual untuk Kipas Angin
Bentuk Saklar dan Timer Manual

Saklar jenis Timer

Timer adalah sebuah Saklar dengan Fungsi: Mematikan/Memutuskan Arus listrik dengan Tenggang Waktu yang telah di tentukan sebelumnya. Timer mempunyai 2-jenis umum, yaitu;
  1. Timer Manual
  2. Timer Elektronik/Digital
Tenggang waktu yang terdapat pada Timer Manual tersebut umumnya 1 Menit hingga 2-Jam, sedangkan Timer jenis Elektronik atau Digital umumnya mempunyai tenggang waktu lebih lamam berkisar dari 1 Menit hingga 12 Jam-an atau bahkan lebih.


Halaman Selanjutnya