Kostum Pencarian by Google


Beberapa Hal Penyebab Mati Total pada Televisi


Terjemahan Bahasa by Google


Kostum Pencarian by Google
Custom Search

Berikut ini adalah "Beberapa Penyebab Mati Total pada Pesawat Televisi" secara umum. Sangat disayangkan, kami tidak sempat membukukan/mencatat beberapa kasus kerusakan yang pernah kami tangani beberapa waktu yang telah lalu, karena keterbatasan perangkat dan pengetahuan kami. 

Beberapa Penyebab Kerusakan Mati Total pada Televisi
Perbaikan Televisi
Penyebab Mati Total pada Pesawat Televisi ini,ada banyak sekali penyebab kerusakan mati total pada perangkat tv ini, untuk lebih mudahnya, mungkin dapat kita bagi 2 saja, yaitu:

1. Mati Total disebabkan Kerusakan pada Power Regulator/Power Supply/Power Switching.


Kerusakan seperti ini merupakan kerusakan internal pada Power Regulator sebagai penyuplai tenaga pada mesin televisi tersebut. Untuk mengetahui penyebab kerusakan tersebut pada umumnya, seorang teknisi biasanya mengamati satu persatu, apa apa saja yang mungkin menyebabkan tidak adanya tegangan itu, seperti; mengamati dan mengukur kabel chord mungkin ada yang putus (meski kenyataannya jarang, karena kabel ini biasanya (apalagi pada merek televisi yang sudah terkenal) menggunakan kabel berkualitas sangat baik. Selanjutnya Saklar On/Off, Sekering (Fuse), jika ditemukan ternyata sekering itu putus hal ini menandakan bahwa terjadi hubungan pendek arus (korslet/short), penyebab hal yang demikian sering disebabkan oleh: Dioda Penyearah (Bridge Rectifier) tegangan AC 220V ke DC 300V ~ 400V terjadi short, jika bukan dioda ini yang short, maka kemungkinan besar adalah Transistor/STR yang merupakan komponen utama pada rangkaian Power Regulator tersebut yang Short.

Mengukur Komponen yang Rusak pada blok Regulator Power Supply


Untuk mengetahui komponen apakah yang short itu, terlebih dahulu kita persiapkan AvoMeter, namun sebelum melakukan pengukuran, pastikan sudah tidak ada tegangan lagi tersimpan pada elco tegangan tinggi (berkisar 150mF/400V ~ 220mF/450V) tersebut, jika masih ada maka harus dibuang dulu dengan cara; menghubungkan ke beban perangkat listrik lainnya (lampu bohlam/solder/setrika/kipas angin dll) pada kedua kutub (- / +) elco tegangan tinggi tersebut, sehingga tegangan yang masih tersimpan pada elco tersebut benar benar habis, barulah kita menggunakan AvoMeter tersebut, set ke X1 selayaknya mengukur kabel, letakkan kedua Jarum (Probe) AvoMeter tersebut, jika memang terbukti short, lepaskan satu per satu kaki komponen (Dioda Rectifier/TR/STR) tersebut dari PCB (board) mesin tv tersebut, sehingga ketika di ukur menggunakan AvoMeter sudah tidak ada short lagi, dan dapat diketahui komponen mana saja yang menyebabkan short tersebut.

Selain kerusakan seperti diatas, ada juga kerusakan Power Regulator tersebut yang tidak terjadi short, jika menggunakan Transistor, sering pula ditemukan kerusakan pada transistor dan komponen pendukung lainnya. Hal yang demikian menyebabkan rangkaian ini tidak bekerja, dapat diketahui dengan tidak dilepas/tertampungnya tegangan pada elco tegangan tinggi tersebut, meskipun kabel chord sudah dilepaskan dari stop kontak.

2. Mati Total karena Protek komponen


Sejauh yang kami ketahui, ada cukup banyak penyebab sebuah perangkat televisi ini menjadi protek. Proteksi seperti ini memang digunakan oleh beberapa merek TV terkenal semisal Sharp, Toshiba, Panasonic, LG, Samsung dll. dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan dan kualitas produksi sesuai standar yang telah ditetapkan oleh perusahaan/pabrik, sehingga apabila terjadi pergeseran nilai komponen, maka terjadi pula perubahan nilai tegangan dari yang telah ditentukan oleh pabrik tersebut, maka system proteksi pada perangkat televisi akan bekerja, sehingga televisi akan mati pada posisi standby. Berikut beberapa kerusakan umum berdasarkan pengalaman kami sendiri dan informasi yang kami dapatkan pada beberapa blog rekan teknisi yang ada di internet.
  1. Melemahnya Elco filter pada tegangan +185V - Melemahnya elco filter 10mF - 22mF/250V  pada arus +185V untuk tegangan Katoda (RGB), paling sering ditemukan pada jenis TV Sharp.
  2. Melemahnya Elco filter pada tegangan + 24V ~ 48V - Melemahnya elco filter 1mF - 10mF/50V - 100V pada tegangan transistor Driver Horizontal, dapat menyebabkan system akan terproteksi pula, sering pula ditemukan pada merek TV Sharp dan Panasonic.
  3. Kerusakan Rangkaian Vertikal - Kerusakan yang menyebabkan tidak ada tegangan, dan kerusakan  IC Vertikal itu sendiri serta komponen pendukungnya, menyebabkan system pada perangkat TV itu akan terproteksi secara otomatis, dikarenakan tidak adanya signal (berbentuk gelombang) pada Output Vertikal tersebut, sehingga terjadi protek, untuk pencegahan kerusakan yang lebih fatal pada komponen terkait. Jika kebetulan menemukan kerusakan pada rangkaian Vertikal seperti ini, yang semoga saja, bisa memberikan sedikit gambaran tentang kerusakan pada rangkaian/blok Vertikal yang bisa menyebabkan TV mati total dikarenakan system protek ini.


Karena begitu banyaknya system proteksi pada Televisi tersebut, berikut dibawah ini referensi yang cukup bagus (menurut kami) sangat mudah untuk dipahami, dari sebuah blog yaitu:

*) BOOT UP DAN SELF TEST

 Tahap-tahap self test (mohon koreksinya) sebagai berikut :
  1. Regulator beroperasi dengan baik--> adanya tegangan standby (3,3V), osilator kristal pada ic-program bekerja untuk memberi denyut/clock ic program.
  2. Program reset, reset dikontrol oleh IC reset (PST573, pada goldstar/merk lain KIA70) , pada pin 60.
  3. Setelah reset, program meload/membaca EEPROM (mengambil data servis). Jika gagal membaca/load --> protek.
  4. Setelah membaca EEPROM, program akan mencoba untuk menghidupkan tv (power on), diawali dengan menghidupkan regulator ke posisi ON (B+ 115V penuh), diikuti dengan beroperasinya osc jungle (horisontal dan vertikal). Untuk sementara, sinyal video dalam keadaan MUTE.
  5. Setelah trafo flyback bekerja, ic program (dengan bantuan zener, dioda-dioda), menyensor/mengecek tegangan-tegangan vital. Jika ditemukan ketidaknormalan, tv akan protek.
  6. Proses pengecekan tegangan diikuti oleh pengecekan input/output amplifikasi (vertical out, X-ray, dll).
  7. Tahap berikutnya adalah pengecekan sinyal/sync, sinyal video dimasukkan dan diproses (saat ini, output ke tabung/video drive masih di MUTE --> belum ada gambar/raster), tujuannya adalah mendeteksi dan memastikan bahwa osc hor dan vert tersinkronisasi oleh video/raster. Jika sync gagal, tv akan protek.
  8. Pengecekan digital/data servis. Sebelumnya, tv dinyalakan berdasarkan setting yang tersimpan dalam data servis (EEPROM), jika data tidak bisa diset, tv akan protek. misalnya. pada data NICAM diset pada 1 (NICAM=1) padahal pada rangkaian/tv tidak terdapat rangkaian NICAM, tv akan protek. Tahap ini adalah tahap pengecekan data digital (internal).
  9. Pengecekan digital eksternal (peripheral, diluar IC), program akan mengecek keberadaan peripheral/alat2 tambahan diluar IC melalui bus data (SDA dan SCL, menggunakan protokol I2C), kemudian mengeset peralatan-peralatan tersebut dengan data sesuai yang tersimpan dalam EEPROM. Pada sharp Wonder, peripheral/peralatan luar antara lain: Tuner (PLL), AN5891K (SoundProcessor) dan M52797SP (AV switch), jika komunikasi ke/dari perangkat2 luar tersebut gagal/terganggu, tv akan protek.
  10. Setelah semuanya beres, sinyal video di UNMUTE (ditampilkan).
  11. Selama beroperasi, ic program selalu memonitor semua pintu proteksi.
Referensi


Share this article :

1 Komentar untuk "Beberapa Hal Penyebab Mati Total pada Televisi"

Cari Tiket Pesawat Online Super Cepat dan murah??
http://selltiket.com
Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
Bergabung segera di http://agenselltiket.com

Info lebih lanjut hubungi:
No handphone : 085363402103
PIN : 5C0C4F38

Seluruh KOMENTAR akan DITERBITKAN, Kecuali:

* KOMENTAR SARA, PORNOGRAFI, SPAM maupun SCAM

Catatan:

* Mohon Perhatikan secara Cermat..! Jika ada Komentar yang bersifat "KOMERSIAL", agar tidak ada PIHAK yang merasa DIRUGIKAN dan MERUGIKAN..!

* Dimohon agar memberikan Komentar, Link ataupun Informasi lainnya, sesuai dengan Topik pada Halaman tersebut di atas.

* Komentar yang tidak sesuai dengan Topik, kemungkinan akan di hapus Permanen.

* Seluruh "Komentar, Saran dan Kritik" akan diperhatikan untuk Perbaikan Kedepannya.

Back To Top