Kostum Pencarian by Google


Elektronika Dasar - Jenis dan Macam Transistor


Terjemahan Bahasa by Google


Kostum Pencarian by Google
Custom Search

Transistor merupakan Komponen Aktif pada sebuah rangkaian Elektonika, oleh karenanya komponen memerlukan Sumber Daya [tegangan] agar bisa berfungsi.

Jenis dan Macam Transistor


Pada dasarnya Transistor hanya mempunyai 2 Jenis, yaitu:PNP dan NPN, namun mempunyai bentuk yang beragam. Transistor ini mempunyai fungsi utama adalah sebagai Komponen Penguat dan Switching. Komponen elektronik Transistor mempunyai 3 Kaki, yang sebut dengan: Basis [B], Kolektor [C] dan Emitor [E].
  1. Transistor Jenis PNP - Transistor jenis PNP [Positif - Negatif - Positif], umumnya disebut juga Transistor jenis P, transistor jenis PNP diberi kode Panah Masuk pada kaki Emitor.
  2. Transistor Jenis NPN - Transistor jenis PNP [Negatif - Positif - Negatif] umumnya disebut juga Transistor jenis N, transistor jenis NPN diberi kode Panah Keluar pada kaki Emitor.
Pada gambar dibawah, merupakan karakteristik dari kedua Jenis Transistor, yaitu: PNP (P) dan NPN (N). Perhatikan juga perbedaan arah masuk sebuah tegangan (+) pada kaki transistor tersebut.

Ragam Bentuk Resistor dan Simbol
Lambang / Simbol serta bentuk Fisik Transistor
Untuk dapat mengetahui dan memastikan jenis apakah transistor tersebut, adalah dengan mengetahui dimana letak / posisi BASIS (B) pada transistor tersebut, dengan metoda pengukuran seperti di bawah ini, yaitu:
  • Pada Transistor jenis PNP (P) - Tegangan masuk melalui kaki Emitor (E), kemudian Basis (B) yang berfungsi mengatur/mengontrol besaran (di ibaratkan sebagai Kran Air) yang akan dikeluarkan pada kaki Kolektor (C).
  • Pada Transistor Jenis NPN (N) - Tegangan masuk melalui kaki Kolektor (C), kemudian Basis (B) berfungsi mengatur/mengontrol besaran yang akan dikeluarkan pada kaki Emitor (E).

Teknik/Cara Pengukuran Transistor

Cara menentukan ke-2 Jenis Transistor tersebut. Selanjutnya perhatikan cara mengukur Transistor jenis P (PNP).

Mengukur Transistor PNP (Jenis P)

  1. Set AVOmeter ke Posisi OHM (meter) X1, selanjutnya: 
*Probe Merah (pada Multitester) ditempelkan ke Basis kemudian Probe Hitam (pada Multitester) disentuhkan ke kaki Kolektor (C) atau Emitor (E), maka Jarum AVO Meter akan bergerak kekanan, dan menunjukkan nilai yang sama, jika terjadi selisih kenaikan (tidak sama / timpang) pada jarum tersebut (ketika probe merah disentuhkan ke C dan E), maka besar kemungkinan transistor tersebut sudah rusak, sekarang kebalikannya.
* Probe Hitam (pada Multitester) ditempelkan ke Basis kemudian Probe Merah (pada Multitester) disentuhkan ke kaki Kolektor (C) atau Emitor (E), maka Jarum AVO Meter tidak akan bergerak sama sekali, hal ini menandakan transistor dalam kondisi masih Bagus.

Mengukur Transistor NPN (Jenis N)

  1. Set AVOmeter ke Posisi OHM (meter) X1, selanjutnya:
* Probe Hitam (pada Multitester) ditempelkan ke Basis kemudian Probe Merah (pada Multitester) disentuhkan ke kaki Kolektor (C) atau Emitor (E), maka Jarum AVO Meter akan bergerak kekanan, dan menunjukkan nilai yang sama, jika terjadi selisih kenaikan (tidak sama/timpang) pada jarum tersebut (ketika probe merah disentuhkan ke C dan E), maka besar kemungkinan transistor tersebut sudah rusak, sekarang kebalikannya.
* Probe Merah (pada Multitester) ditempelkan ke Basis kemudian Probe Hitam (pada Multitester) disentuhkan ke kaki Kolektor (C) atau Emitor (E), maka Jarum AVO Meter tidak akan bergerak sama sekali, hal ini menandakan transistor dalam kondisi masih bagus.

Mosfet

Transistor mempunyai bentuk yang sangat beragam, selain kedua jenis transistor tersebut diatas, dikenal pula jenis Mosfet, yang mempunyai kinerja sama seperti halnya transistor ini, namun mempunyai 3 kaki pada badan [body] komponen ini dengan sebutan berbeda yaitu: Gate [G], Drain [D] dan Source [S], berikut letak kedudukan kaki komponen ini, dan perbadingannya dengan Transistor tersebut diatas.
  1. Gate (G) - Gate {gerbang} berfungsi sama dengan Basis (B), yaitu sebagai Pengatur / Pengendali.
  2. Drain (D) - Drain {penyalur}berfungsi sama dengan Kolektor (C)
  3. Source (S) - Source {sumber} berfungsi sama dengan Emitor (E) 
Seperti transistor jenis komponen Mosfet ini, mempunyai 2 Jenis pula, yang dI sebut dengan Mosfet P-channel dan Mosfet N-channel. Sayangnya.. kami tidak mempunyai informasi detail tentang komponen jenis FET ini.


Share this article :

0 Komentar untuk "Elektronika Dasar - Jenis dan Macam Transistor"

Seluruh KOMENTAR akan DITERBITKAN, Kecuali:

* KOMENTAR SARA, PORNOGRAFI, SPAM maupun SCAM

Catatan:

* Mohon Perhatikan secara Cermat..! Jika ada Komentar yang bersifat "KOMERSIAL", agar tidak ada PIHAK yang merasa DIRUGIKAN dan MERUGIKAN..!

* Dimohon agar memberikan Komentar, Link ataupun Informasi lainnya, sesuai dengan Topik pada Halaman tersebut di atas.

* Komentar yang tidak sesuai dengan Topik, kemungkinan akan di hapus Permanen.

* Seluruh "Komentar, Saran dan Kritik" akan diperhatikan untuk Perbaikan Kedepannya.

Back To Top