Kostum Pencarian by Google


Prinsip Dasar Kerja Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, Detektor dan Penguat Video serta Rangkaian Sinyal Sinkronisasi


Terjemahan Bahasa by Google


Kostum Pencarian by Google
Custom Search

Rangkaian Penala (Tuner) ini terdiri dari Penguat Frekwensi Tinggi (penguat HF), Pencampur (Mixer) dan Osilator Local. Rangkaian Penala inilah yang menerima "Sinyal Elektromagnetik" yang ditangkap antena dan kemudian merubahnya menjadi sinyal "Frekwensi" Intermediate Frequency (sinyal IF).

Prinsip Dasar Kerja Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, Detektor dan Penguat Video serta Rangkaian Sinyal Sinkronisasi


Rangkaian Penala (Tuner) Televisi

Rangkaian Penala pada Televisi atau pada kalangan Teknisi sering menyebutnya dengan Tuner TV ini umum berbentuk "Box" yang merupakan "pintu utama" (Input) dari Televisi untuk memproses sinyal yang di dapat dan menguatkannya hingga 1000 kali oleh "Penguat IF" pada box Tuner tersebut, selanjutnya akan masuk pada "Detektor Video" yang berfungsi sebagai Pendeteksi "Sinyal Video Komposit" yang keluar dari Penguat "Intermediate Frequency (IF) Gambar/Video" serta meredam "Sinyal Suara" yang dapat menggangu dan mengakibatkan buruknya kualitas penerimaan gambar.

Tuner menerima sinyal dari antenna dan memperkuat serta mengubah frekuensi yang diterima menjadi sinyal IF pada 33,4 MHz dan 38,9 MHz. Sinyal yang dibawa (carrier) masih berupa sinyal "IF Video" dan kemudian di kuatkan oleh penguat IF dan detektor. Pada selanjutnya "Sinyal IF suara" dihasilkan pula pada detector ini setelah sinyal IF 33,4 MHz dan 38,9 MHz dicampur pada Detector Video.

"Sinyal IF Suara" akan di  kuatkan oleh penguat IF suara kemudian di deteksi oleh rangkaian Radio Frequency FM yang pada selanjutnya dimasukan lagi "Penguat Audio (Power Amplifier)", sinyal Audio ini kemudian diubah menjadi getaran Suara yang dapat terdengar pada Loud Speaker, sedangkan "Sinyal IF Video" yang dihasilkan pada "Detector Video' ini Sinyal Video hasil  deteksi diperkuat dan dimasukan ke katoda CRT yang pada proses akhirnya akan menampilkan Gambar/Siaran pada Layar TV.

Automatic Gain Control (AGC) dan Automatic Fine Tuning (AFT)


AGC berfungsi sebagai penstabil sendiri (otomatis) sinyal televisi yang tidak konstan (berubah-ubah) sehingga sinyal yang dihasilkan/keluar pada Rangkaian Penala (Tuner) tersebut dapat stabil, sedangkan AFT berfungsi sebagai "Pengatur Frekwensi pembawa Gambar dari Penguat IF" secara otomatis. Kedua rangkaian ini terdapat pada "Rangkaian Penala" atau Tuner tersebut.

Sinyal Frekwensi yang keluar pada bok Tuner tersebut di beri tanda dengan kode: IF yang pada selanjutnya akan di teruskan lagi pada rangkai selanjutnya memproses dan memisahkan sinyal sinyal tersebut menjadi "Sinyal Suara dan dan Sinyal Gambar" yang dapat di dengar melalui rangkaian "Penguat Audio" dengan media Speaker dan Gambar yang dapat dilihat melalui rangkaian "Penguat Video" dengan perantara "Tabung Gambar" atau CRT.

Rangkaian Sinkronisasi

Video yang sudah dikuatkan pada rangkaian tersebut akan masuk pada rangkaian Sinkronisasi, agar gambar dapat terlihat dengan baik pada tabung gambar. Kerusakan pada Rangkaian Sinkronisasi ini akan mengakibatkan "Gambar akan lari ke atas / bawah atau ke samping kiri / kanan" tanpa henti. Rangkaian sebelum rangkaian Sinkronisasi ini adalah osilator Vertikal (untuk membangkitkan pulse Vertikal pada Layar/Tabung Gambar) dan osilator Horizontal (untuk membangkitkan pulse Horizontal) kemudian dikuatkan oleh "Driver Horizontal" dan dikuatkan lagi hingga ribuan kali oleh: "Transistor Horizontal Output" yang berguna untuk membangkitkan tegangan tinggi pada Flyback sehingga dapat menyalakan Tabung gambar/layar pada Televisi. Rangkaian Sinkronisasi akan memegang antara kedua Pulse Vertikal dan Horizontal ini agar gambar dapat muncul tegak pada layar televisi.


Gambaran Blok Tuner IF pada Mesin TV

Kerusakan pada Rangkaian Penala (Tuner) Televisi

Kerusakan pada Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, akan menyebabkan gangguan daya tangkap siaran televisi, antara lain:
  • Tidak Mendapatkan Sinyal dari Pemancar Televisi
  • Daya Tangkap siaran sangat Buruk
  • Daya Tangkap siaran Terbatas (tidak banyak siaran/chanel yang bisa ditangkap), yang dikarenakan area daya tangkap semakin menyempit yang disebabkan melemahnya komponen yang terdapat pada tuner tersebut.


Share this article :

0 Komentar untuk "Prinsip Dasar Kerja Rangkaian Penala (Tuner) Televisi, Detektor dan Penguat Video serta Rangkaian Sinyal Sinkronisasi"

Seluruh KOMENTAR akan DITERBITKAN, Kecuali:

* KOMENTAR SARA, PORNOGRAFI, SPAM maupun SCAM

Catatan:

* Mohon Perhatikan secara Cermat..! Jika ada Komentar yang bersifat "KOMERSIAL", agar tidak ada PIHAK yang merasa DIRUGIKAN dan MERUGIKAN..!

* Dimohon agar memberikan Komentar, Link ataupun Informasi lainnya, sesuai dengan Topik pada Halaman tersebut di atas.

* Komentar yang tidak sesuai dengan Topik, kemungkinan akan di hapus Permanen.

* Seluruh "Komentar, Saran dan Kritik" akan diperhatikan untuk Perbaikan Kedepannya.

Back To Top