Kostum Pencarian by Google


Beberapa Hikmah Menarik terkait Puasa di Bulan Ramadhan


Terjemahan Bahasa by Google


Kostum Pencarian by Google
Custom Search

Puasa merupakan Ibadah Wajib di Bulan Ramadhan bagi setiap Muslim terkecuali bagi yang Udzur (sesuai dengan ketentuan Syar'i, seperti: Orang Sakit, Musafir, serta pada Wanita yang berhalangan di karenakan penyakit yang datang padanya, seperti: Wanita haid dan wanita nifas: mereka tidak berpuasa dan wajib mengqadha.). Puasa di Bulan Ramadhan ini dimulai sesudah waktu Imsyak (beberapa saat, sebelum datang waktu (Sholat) Subuh dan segera Berbuka jika telah Nyata terbenam Matahari (sesuai dengan waktu di daerahnya masing masing).

Puasa merupakan Ibadah Spiritual, meskipun begitu puasa tetaplah berjalan seiring dengan Ibadah Ritual lainnya, selain Sholat Wajib yang 5 Waktu (Isya, Shubuh, Dzuhur, Ashar dan Maghrib), malah sangat di anjurkan untuk mengerjakan Sholat Tarawih (Sholat Qiyamu Ramadhan - Sholat di Malam bulan Ramadhan) ini. (Hukum dari Sholat Tarawih adalah Sunat Muakkad, yaitu: Ibadah Sunat (berpahala jika di kerjakan, tidak berdosa jika ditinggalkan) yang sangat di tekankan / di anjurkan).


Beberapa Hikmah Menarik terkait Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan


Penjelasan Ibadah Puasa di Bulan Ramadhan
Arsip
Ibadah Puasa di bulan Ramadhan (syahru ramadhan) mempunyai nilai penting bagi umat Muslim, karena pada bulan ini juga banyak sekali terjadi peristiwa peristiwa yang mengandung Hikmah yang dapat di ambil pelajaran dalam kehidupan ini, antara lain:
  1. Tingkat Sosial - Melatih Kepekaan Sosial antara Orang yang Mampu dan Tidak Mampu, dengan bersama sama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan ini, mereka yang biasa hidup berkecukupan dapat merasakan juga bagaimana kehidupan bagi yang masih serba kekurangan. Pada Bulan Suci Ramadhan ini, merupakan kesempatan besar untuk mendapatkan Ganjaran Kebaikan, bagi Mereka yang yang Mampu, untuk berbagi Rezeki dan Memberi Takjil (makanan / hidangan untuk berbuka) untuk Mereka yang Tidak Mampu, sehingga tercipta rasa solidaritas di antara keduanya.
  2. Tingkat Ekonomi - Seharusnya selama bulan puasa (ramadhan) ini, merupakan waktu yang tepat untuk sedikit mengurangi (membelanjakan uang pada hal / sesuatu yang tidak terlalu penting) bagi siapa saja yang mempunyai sikap / gaya hidup boros. Hal terpenting dari Ibadah Puasa ini adalah "Menahan Diri dari Makan dan Minum" selama sehari penuh sehingga tiba Waktu berbuka puasa, hal ini seharusnya menjadi "Hikmah" karena dapat mengurangi beban / biaya hidup sehari hari selama bulan ini, bukan malah sebaliknya / semakin memperbesar pengeluaran keuangan
  3. Tingkat Kedisiplinan - Pada Bulan Suci Ramadhan, Ibadah Puasa selama sebulan ini dapat menjadi ajang latihan untuk menahan diri dari sesuatu hal kurang baik (tercela menurut hukum syar'i, seperti: Berdusta, Ghibah [suka menyebut / menceritakan / menggunjing aib orang lain], Memaki / Mencela, Memandang dengan Syahwat [Laki laki kepada Wanita dan sebaliknya] dll), pada saat menjalankan Ibadah Puasa ini.
  4. Kesehatan - Pada Bulan Suci Ramadhan, Ibadah Puasa selama sebulan ini juga merupakan waktu yang tepat untuk menurunkan kinerja Organ Tubuh, yang selama 11 bulan bekerja terus menerus, sehingga selama sebulan di bulan puasa Ramadhan ini, anggota / organ tubuh dapat sedikit beristirahat, ketika menjalankan ibadah Puasa ini, Usus secara otomatis akan berkurang aktifitasnya, sehingga dapat memperbaiki kinerja pencernaan, membersihkan tubuh dari sisa-sisa dan endapan makanan, mengurangi kegemukan dan kelebihan lemak di perut, begitu juga dengan kebiasaan merokok, otomatis akan menghentikan kebiasaan merokoknya, di siang hari selama menjalankan Ibadah Puasa tersebut. Sebagai gambaran adalah pada sebuah mesin mobil (atau mesin mekanik lainnya) yang terus beroperasi selama 11 bulan lamanya, hingga sampai ke bulan ini, maka mesin akan di istrirahatkan (di turunkan kinerjanya) selama sebulan, sekaligus untuk perawatannya. Selama bulan Ramadhan ini umat Muslim juga melaksanakan Puasa dan melakukan Ibadah ibadah lainnya, dengan maksud memperbaiki sikap dan perilakunya serta dapat melakukan Instropeksi Diri, tentang apa yang telah di lakukannya selama 11 Bulan yang telah lalu, dan kemudian di harapkan dapat memperbaikinya setelah Bulan Suci Ramadhan ini.

Beberapa Peristiwa Penting yang Terjadi pada Bulan Ramadhan


Beberapa peristiwa penting yang terjadi pada Bulan Ramadhan ini di antaranya adalah:

  1. Peristiwa Nuzulul Qur'an - Dari berbagai sumber telah disebutkan bahwa: Peristiwa "Nuzulul Qur'an" atau Peritiwa diturunkannya "Al-Qur'an" terjadi di bulan Ramadhan ini, yakni Nabi Muhammad s.a.w untuk pertama kalinya menerima Wahyu dari Allah s.w.t melalui perantaraan Malaikat Jibril di Gua Hira (salah satu sumber menyebutkan: Gua Hira ini terletak di Jabbal Nur dan berjarak sekitar 6 kilometer (km) di sebelah Utara Kota Mekah), Ayat Pertama yang di turunkan adalah "Surat Al-Alaq 1-5". Peristiwa Nuzulul Qur'an ini di peringati setiap 17 Ramadhan.
  2. Malam Lailatul Qadr - Malam Lailat' Al-Qadar di katakan merupakan Malam yang teramat Mulya, di mana jika beribadat pada malam tersebut mempunyai kadar lebih baik dari 1000 bulan biasa, sehingga Umat Muslim biasanya berlomba lomba untuk berbuat Ibadat dan Kebaikan pada Malam (malam) tersebut, meskipun hingga saat ini masih terjadi perdebatan ilmiah terkait "Malam Lailatul Qadr adalah Malam yang lebih Baik dari 1000 Bulan" ini, namun hal ini merupakan suatu hal yang akan terus di pelajari oleh para ahlinya. Beberapa hadits menyebutkan, bahwa: Malam Lailatul Qadr ini turun antara malam malam Ganjil di 10 hari terakhir Malam bulan suci Ramadhan.
  3. Pembebasan Kota Mekkah dari Budaya Syirik (Penganut Budaya Paganisme / Menyembah Berhala) - Kota Mekkan mempunyai sejarah sangat panjang yang pada awalnya hanyalah berupa padang pasir yang tidak berpenghuni, sebelum adanya perintah dari Allah s.w.t kepada Nabi Ibrahim a.s untuk mengasingkan "Siti Hajar dan Anaknya Ismail as" di wilayah ini, Sejarah menyebutkan "Sumur Zam-zam" air yang muncul dari dalam bumi di tengah padang pasir ini akhirnya menarik para kabilah kabilah arab yang melintas ditempat ini, sehingga membentuk suatu perkampungan, sejarah juga menyebutkan bahwa: Ismail a.s akhirnya menikah dengan kaum pendatang tersebut, yang selanjutnya menurunkan bangsa / suku Quraisy yang merupakan nama seorang leluhur dari Nabi dan Rasul agama Islam yaitu Muhammad s.a.w.
* Pada tahun 571, Nabi Muhammad keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai, lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah yang dikenal dengan (Fathul Makkah). (* Wikipedia Indonesia: https://id.wikipedia.org/wiki/Mekkah)
* Pembebasan Mekkah (bahasa Arab: فتح مكة, Fathu Makkah) merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, di mana Nabi Muhammad SAW beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan tanpa pertumpahan darah sedikitpun,[butuh rujukan] sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. (* Wikipedia Indonesia: https://id.wikipedia.org/wiki/Pembebasan_Mekkah)

✿ Beberapa Hadits menyebutkan terkait untuk memperkuat Ibadah di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan ini, antara lain:
A'isyah r.a berkata: Adanya Nabi Muhammad s.a.w jika pada malam malam sepuluh yang akhir di bulan Ramadhan, mempererat kainnya dan bangun semalam suntuk serta membangunkan keluarganya. (HR Bukhari, Muslim)
A'isyah r.a bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana pendapatmu jika saya dapat menemui Lailatul Qadr itu, apakah yang harus saya baca? Jawab Nabi Muhammad s.a.w: bacalah "Allahumma Innaka Afuwwun tuhibbul afwa fa'fuannii" (Ya Allah, Engkau Pema'af dan suka Mema'afkan, maka Ma'afkanlah aku). (HR Annasa'i)
 (✿ Referensi - IRSYADUL 'IBAD ILASABILIRRASYAD (Petunjuk ke Jalan Lurus) Hal: 324 dan 326 - Penerbit: Darussagaf - Surabaya)

Halaman berikutnya: Tadarrus Al Qur'an di Bulan Ramadhan dan Hikmah Surat Yaa Siin (Yasin)


Share this article :

2 Komentar untuk "Beberapa Hikmah Menarik terkait Puasa di Bulan Ramadhan"

Tks juga gan.. atas kunjungannya ;)

Seluruh KOMENTAR akan DITERBITKAN, Kecuali:

* KOMENTAR SARA, PORNOGRAFI, SPAM maupun SCAM

Catatan:

* Mohon Perhatikan secara Cermat..! Jika ada Komentar yang bersifat "KOMERSIAL", agar tidak ada PIHAK yang merasa DIRUGIKAN dan MERUGIKAN..!

* Dimohon agar memberikan Komentar, Link ataupun Informasi lainnya, sesuai dengan Topik pada Halaman tersebut di atas.

* Komentar yang tidak sesuai dengan Topik, kemungkinan akan di hapus Permanen.

* Seluruh "Komentar, Saran dan Kritik" akan diperhatikan untuk Perbaikan Kedepannya.

Back To Top