Custom Search

Analisa Teknikal Trading Forex






Kostum Pencarian by Google
Custom Search

Jika pada "Analisa Fundamental" menitik beratkan pada pengamatan secara "Makro" tentang Faktor faktor: Ekonomi, Industri, Politik dll, yang pada selanjutnya dapat mempengaruhi pergerakan harga pada Pasar Uang/Valuta Asing ini, sedangkan "Analisa Teknikal" adalah banyak menitik beratkan pada "Pengalaman maupun dengan Perhitungan secara "Matematis".

Pada MetaTrader (Trading Terminal) pada kolom "NAVIGATOR" terdapat Indikator-indikator yang dapat digunakan untuk Menganalisa pergerakan harga di pasar Mata Uang Asing (Forex) ini. Penggunaan Indikator dapat membantu seorang Trader untuk menentukan "Order (BUY/SELL)" pada [Pasangan (pairs) Mata Uang Asing] yang di inginkan.

Analisa menggunakan Indikator indikator yang tersedia pada platform MetaTrader (MT4 / MT5) ini, disebut dengan "Analisa Teknikal" pada Trading Forex. Beberapa model Indikator yang sering digunakan, di antaranya adalah: Bolinger Band yang berbentuk seperti sebuah Gelombang, menujukan besar kecilnya minat pasar terhadap pasangan Mata Uang tersebut, Stochastic yang berbentuk naik turun yang mengindikasikan Titik jenuh JUAL/BELI atau KOREKSI harga yang terjadi.


Mengenal Indikator MetaTrader untuk Analisa Teknikal Trading Forex
Indikator Bolinger Bands & Stochastic MetaTrader (MT4/MT5) Platform


Beberapa Analisa atau Landasan Teknikal pada Trading Forex


Gambar Trading Forex Platform (Software Trading)


Beberapa Analisa Teknikal yang dapat digunakan, sebagai contoh:
  1. Harga yang bergerak dalam suatu arah (trend) tertentu dan akan berlanjut beberapa saat sebelum market berbalik arah.
  2. Pergerakan pasar dapat di prediksi karena pergerakan harga mengikuti arah tertentu (trend)
  3. Market yang bergerak dari dasar (titik terendah) cenderung akan berbalik arah, akan lebih mudah di amati pada grafik.
 Jenis Grafik yang digunakan pada pada "Analisa Teknikal" adalah:
  1. Bar Chart - Grafik yang berbentuk Bar tegak lurus pada Platform Trading yang menggambarkan harga Tertingg (High Price) dan harga Terendah (Low Price)
  2. Candlesticks Chart - Model ini berbentuk seperti balok atau lilin dengan body berwarna Hitam dan Putih dengan panjang, pendek serta pola yang sangat beragam, lihat selengkapnya di halaman: [Panduan Dasar MetaTrader - Bentuk dan Pola Candlestick (1)].
  3. Line Chart - Model ini membentuk garis turun naik mengikuti pergerakan harga yang terjadi.
 Model Kuantitatif yang umum di pergunakan pada Analisa Teknikal adalah:
  1. Bollinger Bands - Model Indikator berbentuk seperti sebuah Gelombang, menujukan besar kecilnya minat Pasar terhadap pasangan Mata Uang tersebut
  2. ZigZag - Model Indikator yang berbentuk trek Naik Turun dengan ujung yang berbentuk Lancip, Puncak atau Ujung yang bebentuk lancip ini menujukan akhir Tren yang terjadi pada saat itu.
  3. Stochastic - Model Indikator dengan skala 0 hingga 100 dengan area -20 adalah area "OverSold" dan +80 adalah area "OverBought".
  4. RSI (Relative Strength Index) -  Model Indikator yang bekerja hampir sama dengan Indikator Stochastic dengan skala 0 hingga 100, dimana -30 adalah area "OverSold" dan +70 adalah area "OverBought".
  5. MA (Moving Average) - Model Indikator MA ini mengindikasikan pergerakan / arah trend yang terjadi.
Metode "Analisa Teknikal" ini adalah cenderung untuk menggunakan: Indikator Grafik, Pengalaman serta Perhitungan Sistematis. Analisa Teknikal menggunakan Indikator ini dapat membantu seorang Trader untuk mengamati Arah dan Pergerakan Harga Mata Uang Asing pada Pasar Forex ini.
Analisa Teknikal menggunakan beragam Indikator yang tersedia pada MetaTrader tersebut hanyalah sebagai tool pembantu, yang mungkin tidak 100% sesuai dengan pergerakan harga yang terjadi, namun indikator indikator tersebut akan sangat berguna ketika pasar sedang Normal.
Halaman Selanjutnya: "Penamaan, Bentuk dan Pola Candlestick Chart di MetaTrader"



Kategori Artikel : Panduan Dasar - Trading Forex

0 Komentar untuk "Analisa Teknikal Trading Forex"

Back To Top