Ciri Ciri Kerusakan Flyback (FBT) pada Mesin TV (Bag. 1)










Flyback (FBT) adalah salah satu Komponen Utama pada Perangkat Televisi jenis Tabung. Tabung Gambar Televisi memerlukan Tegangan Tinggi (HV - High Voltage) untuk System Kerjanya.

Sedikit mundur kebelakang, Tabung Hampa merupakan komponen Aktif Elektronika, besifat Semi Konduktor sebelum di temukannya Teknologi Transisior. Tabung Hampa pada dasarnya memiliki pin/kaki:
  • ANODA - Input Tegangan Tinggi, pada Jenis "TRANSISTOR" di kenal dengan nama pin/kaki "Emitter (E)" dapat menggunakan tegangan jauh lebih rendah, sedangkan pada jenis "Tabung Gambar" televisi memelukan Daya/Tegangan yang lebih Tinggi lagi hingga mencapai 20.000 Volt (20KV), dalam hal ini maka di perlukan sebuah Transformator pembangkit Tegangan Tinggi, yang sebut dengan Flyback Transformator atau FBT ini.
  • KATODA - Output Tegangan, pada Jenis "TRANSISTOR" di kenal dengan nama pin/kaki "Collector (C)", sedangkan pada "Tabung Gambar" Televisi terdiri dari 3 pin/kaki Katoda untuk Warna: RGB (Red/Green/Blue), kerusakan salah satu dari 3 Katoda Warna pada Tabung Televisi tersebut, akan menyebabkan "tidak munculnya" warna yang bersangkutan.
  • GATE/GRID - Ini adalah Control Tegangan yang Masuk pada Tabung Hampa tersebut, pada Jenis "TRANSISTOR" dikenal dengan nama pin/kaki "Base (B)". pada jenis "Tabung Gambar" Televisi, pin/kaki GRID berfungsi untuk mengatur "Kuat Cahaya" pada Layar Televisi, melalui sebuah Transformator pembangkit Tegangan Tinggi, yang sebut dengan Flyback Transformator atau FBT ini. Grid di kontrol menggunakan Potensiometer "SCREEN" yang terdapat pada Flyback tersebut untuk mendapatkan Kuat Cahaya (terang/gelap) yang sesuai pada Tabung Layar Televisi.
Susunan Fungsi Flyback pada Layar Tabung TV
FBT dan Tabung Gambar
Gambaran: Heater / Filamen pada Tabung Layar Televisi digunakan untuk memunculkan Titik Cahaya (elektron) yang dapat di belokan dengan elektromagnetik oleh Defleksi Vertikal dan Defleksi Horizontal, sehingga Cahaya dapat Muncul Penuh pada Layar Televisi, Kuat (terang/gelap) Cahaya dapat diatur menggunakan VR "Screen" yang terdapat pada FBT.
KATODA - Selain itu, pada Tabung Layar TV terdapat 3 Katoda Warna: RGB (Red/Green/Blue). Sinyal Video yang telah diproses kemudian di salurkan pada ke Tiga Katoda : RGB (Red/Green/Blue) tersebut untuk di olah menjadi Sinyal Gambar Berwarna, yang dapat terlihat pada Tabung Layar Televisi.

Flyback Transformer (Trafo Flyback) bekerja sebagai Pembangkit Tegangan Tinggi (HV) untuk keperluan Tabung Layar televisi, bersamaan dengan itu di bangkitkan juga Tegangan Menengah dan Rendah untuk Tegangan lainnya, seperti: Tegangan +185V untuk Katoda RGB, 24V ~ 28V (-14 / +14) untuk Tegangan Vertikal, Tegangan untuk HEATER, dll.

Flyback dapat bekerja, apabila Rangkaian "Oscillator dan Driver Horizontal" Normal, kita mengenal sebuah "Osilator" adalah blok yang berfungsi untuk menghasilkan gelombang / frekwensi tertentu, yang selanjutnya diteruskan pada sebuah rangkaian "Driver" untuk penguatan gelombang / frekwensi tersebut.. yang pada akhirnya dikuatkan lagi hingga mencapai ratusan kali oleh "Transistor Power" dalam hal ini adalah sebuah Transistor Horizontal.

Ciri Ciri Kerusakan Flyback (FBT) pada Mesin TV

Sebagaima judul artikel di atas, untuk mengetahui Ciri Ciri terkait Kerusakan Flyback tersebut, sebelumnya.. tentu saja setidaknya kita dapat mengenal blok rangkaian dari Horizontal tersebut, sebagaimana tersebut di atas, yaitu:
  1. Bagian/Blok "Osilator Horizontal"  - Jika pada Mesin TV Hitam Putih, blok Osc Horizontal ini menggunakan Komponen Utama sebuah Kumparan Osilator (H-Hold) dan Transistor, yang menghasilkan "Pulse (gelombang frekwensi) Horizontal" sedangkan pada jenis TV Berwarna modern, sekarang ini sudah menggunakan rangkaian terintegrasi yaitu: IC Jungle (IF/VIF/Chroma dll)  
  2. Bagian/Blok "Driver Horizontal" - Sinyal atau Gelombang Frekwensi yang di bangkitkan oleh "Osc Horizontal" ini masih sangat lemah, sehingga diperlukan sebuah Pendorong yakni "Driver Horizontal" ini. Rangkaian ini terdiri dari komponen Utama sebuah Transistor (untuk penguatan tingkat Menengah) dan Trafo penyesuai Impedansi. Output yang keluar dari Trafo kecil ini akan di salurkan ke Basis (B) "Transistor Horizontal" Output.
  3. Bagian/Blok "Horizontal Out" - Pulse / Sinyal Horizontal yang sudah disesuaikan pada blok "Driver Horizontal" akan dikuatkan puluhan hingga ratusan kali oleh "Transistor Horizontal" menggunakan sebuah Trafo khusus tegangan tinggi yang disebut dengan "Flyback Transformer (FBT)" tersebut. Tegangan Tinggi sekitar 10.000 ~ 20.000V (10KV - 20KV) ini diperlukan untuk menghidupkan "Tabung Hampa" Layar televisi, sedangkan tegangan yang diperlukan pada Rangkaian "Horizontal Output" adalah sekitar 115V - 127V.

Diagram dan Tegangan Blok Horizontal pada Televisi
Skema Diagram Dasar Blok Horizontal pada Televisi
Gambar diatas merupakan Rangkaian Dasar dari Blok Horizontal pada Mesin Televisi. pada jenis televisi modern sekarang ini rangkaian Osilator Horizontal ini sudah terintegrasi dengan rangkaian lainnya, seperti: IF/VIF/Chroma/Osc Vertical/H | V-Sync dll).
  • Dioda HV Rect mengeluarkan Tegangan Tinggi hingga 20.000V (20KV)..! untuk Supply Tegangan ANODA "Tabung" Layar Televisi. Dioda HV Rectifier ini dibenamkan di badan Flyback yang terisolasi dengan bahan penyekat (isolator) khusus. Bocornya penyekat di badan Flyback ini, akan membahayakan komponen/rangkaian di dekatnya, karena sambaran Tegangan sangat Tinggi tersebut.
  • Kumparan "Pembangkit" Tegangan Tinggi adalah L (lilitan) Primer sedangkan pada L Sekunder di bangkitkan pula Tegangan Rendah, untuk berbagai keperluan tegangan pada Televisi tersebut, di antaranya adalah: Tegangan untuk HEATER (berkisar 6 hingga 9V AC), 24V - 28V (-14 / +14) untuk Tegangan VERTICAL AMP dan lain lain.
  • Pada L1 dibangkitkan juga Tegangan untuk Ketiga KATODA RGB, yakni berkisar +185V.
Lantas.. Bagaimana Ciri Ciri Kerusakan Flyback (FBT) tersebut? lihat halaman selanjutnya: [Ciri Ciri Kerusakan Flyback (FBT) pada Mesin TV (Bag. 2 - Habis)]


TV China Kerusakan bagian Horizontal Output
Muncul Garis di Tengah Layar



Kategori Artikel : Catatan Reparasi TV

2 Komentar untuk "Ciri Ciri Kerusakan Flyback (FBT) pada Mesin TV (Bag. 1)"

Artikelnya masih belum selesai gan.. masih ada kesibukan di sana sini.. jadi terpaksa bersambung gan .. ;) btw.. tks atas kunjungan dan komentarnya gan.. ;)

Back To Top