Mekanisme / Fungsi Tabung (CRT) Layar Televisi


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


DeepMechines blog - Panduan Elektronika Dasar. Pada dasarnya Tabung Layar televisi memerlukan Tegangan Tinggi untuk sistem kerjanya, untuk keperluan inilah maka diperlukan sebuah pembangkit Tegangan Tinggi berupa Flyback Transformer atau lazim di sebut trafo Flyback ini. Perlu diketahui bahwa; Tabung Layar televisi ada yang menggunakan 7:1 pin | 9:1 pin dan 11:1 pin, namun yang paling lazim di pergunakan adalah: 7:1 pin untuk Tabung berukuran diagonal 14" hingga 20" sedangkan 9:1 umum digunakan untuk 21" hingga 29". Selain itu pada beberapa jenis tabung televisi tertentu ada juga yang menggunakan 9:2 pin.

Angka 1 menunjukan pin: Focus, pada model tertentu seperti Sony, LG, SamSung ada juga yang menggunakan 2 (double) Focus.

Tabung Layar Televisi dapat menimbulkan Cahaya pada lapisan Fosfor yang terdapat di bagian dalam Tabung Hampa televisi tersebut setelah mendapatkan Tegangan Tinggi berkisar 10.000 ~ 30.000V (10KV-30KV) yang di hasilkan oleh Trafo Flyback.

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sebuah Tabung Hampa dapat bekerja menggunakan Tegangan Tinggi sebagaimana telah di sebutkan di atas, baik untuk perangkat Pemancar (TX) ataupun Penerima (RX) pada Radio/Televisi.

Tabung Hampa banyak digunakan pada Teknologi terdahulu sebelum di temukannya Transistor, seiring perkembangannya.. Tabung Hampa udara saat ini sudah jarang di pergunakan setelah di temukannya teknologi Transistor yang tidak memerlukan tegangan / daya yang besar, sehingga rangkaian / sirkuit elektronika dapat di buat lebih simpel dan lebih praktis.

Mekanisme Kerja Tabung Layar Televisi

Sebagaimana Tabung Hampa, Tabung Layar televisi memiliki Pin/Kaki, yang terdiri dari:

Mekansme & Fungsi Layar Televisi (CRT)
Tabung Hampa Layar Televis (CRT)
  • GRID (G) - Grid merupakan Kontrol Intensitas Cahaya pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai BASE (B) pada jenis Transistor biasa atau GATE (G) pada komponen MosFET. Grid ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: SCREEN.
  • ANODE (A) - Anode merupakan Input Tegangan (tinggi) pada Layar Televisi, ini berfungsi sama sebagai: EMITTOR (E) pada jenis Transistor atau SOURCE (S) pada komponen jenis MosFET. ANODE berada bagian atas body Tabung Layar Televisi, ANODE ini terhubung langsung ke bagian HV Rect Trafo Flyback (FBT) melalui kabel dan Tudung ANODE.
  • KATODE (K) - Katoda ini merupakan Pin/Kaki SINYAL VIDEO yang di hasilkan oleh rangkaian Mesin Televisi, pada jenis Tabung Hitam Putih hanya terdapat 1 Katoda saja, sedangkan pada jenis Tabung Berwarna terdapat 3 Pin KATODA, yaitu: RED KATODE (RK), GREEN KATODE (GK) dan BLUE KATODE (BK). ketiga katode ini adalah yang mewakili warna utama Gambar Siaran televisi. KATODE ini berfungsi sama dengan COLLECTOR (C) pada jenis Transistor atau DRAIN (D) pada komponen jenis MosFET.
  • HEATER (H1 & H2) - Heater / Filamen ini terlihat MENYALA seperti Wolfram pada Lampu Pijar. Heater / Filamen ini merupakan Pemanas dan selalu ada pada jenis perangkat Tabung Hampa termasuk Tabung Layar Televisi (CRT). Tegangan HEATER pada Tabung Layar televisi (CRT) berkisar AC 6 ~ 9V saja (H1) dan pin H2 terhubung langsung menuju Ground (Gnd).
  • FOCUS - Pin ini sebagai Pengatur Fokus Gambar Siaran pada Tabung Layar televisi. Pin Focus ini terhubung langsung ke Trafo Flyback (FBT) di bagian: FOCUS
Pada kenyataannya, Tabung Layar hanya dapat memunculkan 1 Titik cahaya saja pada Layar Fosfor, sehingga di butuhkan Kumparan Elektromagnet yang dapat membelokan elekton elektron tersebut, agar dapat terlihat seluas area Fosfor yang terdapat di dalam tabung layar televisi tersebut menggunakan komponen Deflection Yoke (DY) yang terdiri dari: Gulungan Horizontal (Rangkaian - Horizontal Out) dan Gulungan Vertikal  (Rangkaian Vertical Amp/ Out).



 

πŸ“‘About us | ☎ Contact us | πŸ“£ Privacy Policy | πŸ“ Term of Service