Sistem Pertahanan dan Kekebalan Tubuh Manusia - (Immunity & Antibody)


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


DeepMechines blogArtikel Motivasi & Spiritual. Disadari ataupun tidak, bahwa tubuh manusia memiliki Pertahanan (immunitas) dan Kekebalan (antibody) untuk melawan Penyakit yang merugikan bagi Kesehatan manusia. Disepanjang hidupnya Tubuh manusia akan terus dikelilingi oleh Bakteri, Virus dan Mikro Organisme yang dapat merugikan Kesehatan, merusak sistem Pertahan dan Kekebalan tubuh manusia sehingga menimbukan berbagai macam Penyakit.

Pada bagian terluar tubuh manusia, yakni: Kulit manusia juga memiliki keistimewaan tersendiri untuk mempertahankan tubuh dari berbagai macam Penyakit, meskipun sebenarnya Tubuh manusia terkepung oleh bakteri bakteri jahat yang tidak kasat mata, namun tubuh manusia juga diperlengkapi dengan bakteri bakteri baik untuk menjaga dan memerangi bakteri bakteri asing (jahat) yang dapat menyebabkan penyakit tersebut.

Sistem Pertahanan dan Kekebalan Tubuh Manusia - (Immunity & Antibody)

Pertahanan/Kekebalan Tubuh terhadap Virus, Bakteri dan Penyakit
Illustration - Virus | Image source: http://www.freedigitalphotos.net
Tahap-Tahap Menuju Peperangan Besar

Bila penyusup mikroskopis yang masuk ke dalam tubuh dapat melumpuhkan pengawal di garis depan maupun bakteri domestik yang ada, genderang perang mulai ditabuh.

Kemudian tubuh, dengan organi-sasi pertahanan yang tertata rapi, melakukan peperangan dengan taktik bertahan-dan-menyerang untuk melawan pasukan asing.

Proses peperangan yang dilakukan sistem pertahanan tubuh terdiri atas:

  • Pengenalan musuh.
  • Penguatan sistem Pertahanan dan persiapan senjata untuk menyerang.
  • Penyerbuan dan pertempuran.
  • Penghentian peperangan dan kembali ke keadaan normal.
Sel yang pertama kali bertemu musuh adalah sel Makrofag, yang memproduksi fagositosis, yang berfungsi menelan musuh. Sel-sel ini terlibat dalam pertempuran jarak dekat dan pertarngan satu lawan satu. Mereka bagaikan pasukan Infantri yang melakukan perang bayonet melawan unit-unit musuh dan berjuang jauh di garis depan.

Sel-sel makrofag juga berfungsi sebagai unit Intelijen (pengintai). Mereka menyimpan sebagian potongan tubuh musuh yang telah dikalahkan. Potongan tubuh ini dipergunakan untuk mengenali musuh dan meneliti ciri-cirinya. Makrofag memberikan potongan ini kepada unit intelijen yang lain, sel T-messenger.

Halaman Selanjutnya: 

Kategori: 

Referensi


0 komentar

...
.
 

๐Ÿ“กAbout us | ☎ Contact us | ๐Ÿ“ฃ Privacy Policy | ๐Ÿ“ Term of Service