AIR merupakan Unsur yang sangat Penting bagi Kehidupan di Bumi


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


DeepMechines blog - Artikel Motivasi & Spiritual. Halaman terdahulu: BUMI planet Istimewa di Tata Surya kita, 70% Bumi terdiri dari AIR yang merupakan Unsur teramat penting bagi berlangsungnya Kehidupan di BUMI, bagi Manusia itu sendiri hampir 70% Tubuh manusia terdiri Air, yang menunjukan betapa sangat Vitalnya Fungsi & Manfaat Air bagi Tubuh Manusia.

Daur Air dan Kehidupan

Setiap saat, miliaran liter air berpindah dari lautan menuju atmosfer lalu menuju daratan. Kehidupan bergantung pada daur air ini. Andai manusia mencoba mengatur daur ini, ia tidak akan pernah ber-hasil, sekalipun menggunakan semua teknologi yang ada di dunia.

Walaupun demikian, kita memperoleh air, yang merupakan syarat kehidupan yang utama dan terpenting, melalui Penguapan tanpa mengeluarkan Biaya maupun Energi. Setiap tahunnya 45 miliar liter kubik air menguap dari Lautan. Air yang menguap tersebut dibawa angin melintasi Daratan dalam bentuk Awan. Setiap tahun ada sekitar 3-4 miliar liter air dibawa dari lautan menjadi Awan menuju Daratan, turun sebagai Hujan untuk kebutuhan Manusia dan Mahluk hidup lainnya.

Al Quran mengingatkan kepada kita bahwa hal ini merupakan salah satu bukti yang harus kita syukuri:
Maka terangkanlah kepada-Ku tentang air yang kamu minum. Kamu-kah yang menurunkannya dari awan ataukah Kami yang menurunkan? Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia Asin, maka mengapakah kamu tidak Bersyukur?” (QS. Al Waaqi'ah, 56: 68-70) !

Air Turun ke Bumi Menurut Kadar Tertentu


Dalam Ayat kesebelas surat Az-Zukhruf, hujan didefinisikan sebagai air yang dikirimkan “menurut kadar”. 
“Dan Yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan).”

Sudah barang tentu, Hujan turun ke Bumi dalam takaran yang tepat. Takaran pertama yang berhubungan dengan hujan adalah Kecepatan Turun-nya. Benda yang berat dan ukurannya sama dengan air hujan, bila dijatuhkan dari ketinggian 1.200 meter, akan mengalami percepatan terus-menerus dan jatuh ke bumi dengan kecepatan 558 km/jam. Akan tetapi, tata-rata kecepatan jatuhnya air hujan hanyalah 8-10 km/jam saja, hal yang sangat mengagumkan.. sehingga Manusia dan Mahluk hidup lainnya terhindar dari kebinasaan.

Air jatuh ke bumi dengan kecepatan yang rendah karena Titik Hujan memiliki bentuk khusus yang meningkatkan Efek gesekan Atmosfer dan membantu hujan turun ke bumi dengan kecepatan yang lebih rendah. Andaikan bentuk titik hujan berbeda, atau andaikan atmosfer tidak memiliki sifat gesekan, bumi akan menghadapi kehancuran setiap turun hujan. Hal ini menjadi jelas hanya dengan melihat angka-angka di bawah ini secara sekilas.

Ketinggian minimum awan hujan adalah 1.200 meter. Efek yang ditimbulkan oleh satu tetes air hujan yang jatuh dari ketinggian tersebut sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 15 cm. Awan hujan pun dapat ditemui pada ketinggian 10.000 meter. Pada kasus ini, satu tetes air yang jatuh akan memiliki efek yang sama dengan benda seberat 1 kg yang jatuh dari ketinggian 110 cm.

Dalam 1 detik, kira-kira 16 juta ton air menguap dari bumi. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi dalam satu detik. Dalam satu tahun, diperkirakan jumlah ini akan mencapai 505 x 1012 ton. Air terus berputar dalam daur yang seimbang berdasarkan kadarnya.

Halaman selanjutnya: AIR dalam Pembentukan HUJAN

Referensi:




 

πŸ“‘About us | ☎ Contact us | πŸ“£ Privacy Policy | πŸ“ Term of Service