Trading Forex Menggunakan Indikator Boolinger Band (Hal 22)


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


Halaman Sebelumnya

Pada Metatrader terdapat banyak cukup banyak Indikator yang bisa digunakan menganalisa pergerakan harga untuk masuk ke Pasar Forex tersebut, Indikator indikator ini merupakan bagian dari Landasasan Teknikal yang harus di pahami dan di kuasai oleh seorang Trader, kedepannya seorang Trader juga dituntut untuk mengikuti beberapa hal yang menjadi acuan dari gejolak harga di pasar forex ini, seperti: NFP (Non Farm Payroll di Amerika), Kenaikan Suku Bunga Bank dan rilis berita berita penting lainnya, terkait Ekonomi dan Moneter di Negara negara Maju, karena Mata Uang yang diperdagangkan adalah Mata Uang dari Negara negara Maju tersebut, hal ini disebut dengan Landasan Fundamental.

Ketika dirilisnya berita berita Penting (fundamental) terkait Ekonomi dan Moneter suatu Negara maka umumnya akan berdampak cukup besar terhadap Pergerakan Harga Mata negara tersebut, pada Metatrader biasanya harga terlihat berubah begitu cepat (naik/turun), pada Candlestick terlihat seperti Candle (lilin) yang Panjang (Long Bullish / Long Bearish Candlestick chart)

Trading Forex Menggunakan Boolinger Band

Kembali ke Indikator Boolinger Band yang terdapat pada Metatrader tersebut, Boolinger Band berupa 3 Level garis gelombang, yaitu: Lower Band, Middle Band dan Upper Band, lihat penggunaannya berikut di bawah ini:
Cara Menggunakan Boolinger Band Indikator untuk Trading Forex
Boolinger Banf Indikator
Cara menggunakan Indikator Boolinger Band, yaitu berada di NAVIGATOR, kemudian buka: Trend dan pilih: Boolinger Band, drag kedalam Window Metatrader sebagaimana terlihat pada gambar di atas.
Pada gambar di atas.. terdapat 3 Garis gelombang dari Indikator Boolinger Band tersebut, garis terbawah merupakan Harga Terendah pada saat itu, pada tanda panah Hijau, harga beranjak Naik bahkan melewati garis Tengah (area yang dilingkari warna merah putus putus) menuju Garis Atas yang merupakan Harga tertinggi pada saat itu.
Untuk mendapatkan Profit, seharusnya Trader melakukan Aksi Jual (Sell) pada posisi tersebut..
Pada keberikutnya, benar..! ternyata Harga kembali Turun bahkan melewati garis Tengah (area yang dilingkari warna Merah putus putus - Tanda Panah warna Merah), menuju area yang di tunjukan pada gambar di atas.

Posisi Entry (BUY / SELL) Indikator Boolinger Band 

Idealnya untuk menentukan Entry (BUY / SELL) pada Indikator Boolinger Band ini adalah ketika harga berada pada "Lower Band atau Upper Band", yakni harga berada pada Titik Terendah atau Tertinggi pada Periode tersebut, lihat capture di bawah:
Cara menentukan Level Entry BUY/SELL menggunakan Boolinger Band Indikator
Menentukan Entry (BUY / SELL)  - Indikator Boolinger Band
Pada gambar di atas terlihat Level Entry (BUY/SELL) yang Ideal menggunakan Indikator Boolinger Band ini.
  • Entry "BUY" untuk mendapatkan Profit - ketika di prediksi level tersebut merupakan Area Terendah Harga saat itu, Entry "SELL" untuk mendapatkan Profit - ketika di prediksi level tersebut merupakan Area Tertinggi Harga saat itu.
  • Pada Gambar di atas, terlihat Garis level Tengah berkali kali berhasil tertembus menuju Level Tertinggi dan/atau Level Terendah Harga selanjutnya. 
  • Semakin Lebar jarak antara: Lower Band dengan Upper Band pada Indikator Boolinger Band ini, mengidikasikan banyaknya Peminat terhadap Pasangan Mata Uang tersebut.
Boolinger Band ini di berikan nama sesuai dengan Penemunya, yaitu: John Boolinger pada era tahun 1980-an.

Boolinger Band dapat di padukan dengan beberapa Model Indikator lainnyam, seperti: ZigZag, Stochastic Oscillator, CCI (Commodity Channel Index), RSI (Relative Strength Index) dan masih banyak lagi.

Halaman Selanjutnya:

      0 komentar

       

      πŸ“‘About us | ☎ Contact us | πŸ“£ Privacy Policy | πŸ“ Term of Service