Keistimewaan Bumi di System Tata Surya (Hal 21)


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


Halaman Sebelumnya

BUMI, Planet Istimewa di sistem Tata Surya kita

Jika kita perhatikan di sistem Tata Surya kita, Bumi yang kita tempati ini adalah berada di urutan Ke-3 yang terdekat dengan dengan MATAHARI, 2 planet terdekat dan berputar mengelilingi Matahari itu adalah: Merkurius, Venus dan posisi ke 3 adalah BUMI yang kita tempati ini.
MATAHARI merupakan salah satu Objek yang bersinar Terang di langit dan sangat Panas di sebut sebagai BINTANG dalam Tata Surya, yang di kelilingi oleh Planet planet sebagai Pengikutnya.
Objek Matahari (bintang) di sistem Tatam Surya kita ini merupakan salah satu contoh, di antara sangat banyak sekali (ribuan, jutaan bahkan milyaran) Bintang yang terdapat pada sebuah Galaxy yang kita tempati, yang di sebut dengan Galaxy Bima Sakti ini. Setiap Objek Matahari (Bintang) ini memiliki Tata Surya mereka sendiri, sebagaimana Tata Surya kita yang terdiri: Matahari sebagai Bintang yang di kelilingi oleh planet planet termasuk planet BUMI yang merupakan Planet teristimewa di sistem Tata Surya kita ini.
Ketika menjelajahi alam semesta, kita menemukan banyak contoh keteraturan. Dunia yang kita tempati ini hanyalah salah satunya. Dengan segala keistimewaan yang ada padanya, bumi diciptakan dengan keseimbangan yang luar biasa stabil, yang membuatnya cocok bagi berlang-sungnya kehidupan makhluk hidup.

Jarak Bumi dari Matahari, kemiringan sumbu bumi terhadap orbit, keseimbangan dalam atmosfer, kecepatan rotasi bumi pada sumbunya, kecepatannya mengelilingi matahari, fungsi laut dan gunung di bumi, sifat-sifat dan interaksi di antara makhluk hidup, semua ini hanyalah beberapa unsur dari keseimbangan ekologis yang terdapat di bumi.

Kalau dibandingkan dengan planet lain, semakin jelas bahwa bumi secara khusus dirancang bagi manusia. Air, misalnya, adalah senyawa yang sangat sulit ditemukan di planet lain. Dalam tata surya kita, air berwujud cair hanya ditemukan di bumi. Terlebih lagi, 70% permukaan bumi tertutup air.

Jutaan jenis makhluk hidup di air. Pembekuan air, kapasitas air untuk menarik dan menyimpan panas, adanya badan air berukuran besar berbentuk lautan, dan bahkan penyaluran panas yang melintasi bumi adalah karakteristik yang hanya dimiliki oleh bumi. Tidak ada planet lain yang memiliki sirkulasi badan cair yang konstan seperti yang terdapat di bumi.

Poros bumi membuat sudut miring (inklinasi) sebesar 23 dari orbit-nya. Musim terbentuk akibat kemiringan ini. Andaikan sudut kemiringan ini sedikit lebih besar atau lebih kecil, perbedaan suhu antara musim akan menjadi sangat ekstrem. Andaikan ini terjadi, di bumi akan terjadi kondisi ekstrem yang tak tertahankan, musim panas yang sangat panas dan mu-sim dingin yang sangat dingin.

Kecepatan rotasi bumi pada sumbunya merupakan kecepatan yang paling sesuai bagi makhluk hidup. Planet-planet lain dalam tata surya pun mengalami siang dan malam. Karena perbedaan waktu di planet lain jauh lebih besar dibandingkan dengan di bumi, perbedaan antara suhu siang dan malam pun sangat tinggi. Hebatnya aktivitas angin di atmosfer planet lain tidak kita temukan di bumi ini, suatu keistimewaan berkat rotasi planet bumi yang seimbang.

Jenis dan konsentrasi gas-gas yang menyusun atmosfer sangat penting bagi keberadaan bukan hanya umat manusia, melainkan juga semua makhluk hidup yang ada di bumi. Koeksistensi sejumlah besar keseimbangan yang stabil di bumi memungkinkan terbentuknya gas-gas atmosfer dengan proporsi yang tepat dan selalu konstan.

Kita dapat membuat daftar yang berisi ratusan keistimewaan selain yang telah disebutkan di atas. Walaupun demikian, semua contoh di atas pun sudah dapat menunjukkan suatu kenyataan: Bumi yang kita huni ini diciptakan secara khusus guna berlangsungnya kehidupan berbagai makhluk. Hal ini bukanlah hasil suatu kebetulan, melainkan keteraturan yang disengaja.

Kesempurnaan keteraturan yang terdapat di alam semesta membawa kita pada satu kesimpulan, bahwa: adanya satu Pencipta yang memiliki kekuatan dan Pengetahuan yang tidak terbatas, yaitu Allah SWT, sang Pemilik Jagat Raya (Langit, Bumi dan barang yang ada di antara keduanya).

Referensi:


Halaman selanjutnya: 

0 komentar

 

πŸ“‘About us | ☎ Contact us | πŸ“£ Privacy Policy | πŸ“ Term of Service