Peperangan antar mikroba Baik dan mikroba Jahat di Tubuh Manusia (Hal 14)


Terjemahkan Halaman ini ke Bahasa..


halaman sebelumnya:

Mikroba sebenarnya adalah Bakteri, namun bakteri tersebut ada yang menguntungkan bagi manusia, namun ada juga bakteri Jahat (merugikan), sebagai contohnya: Bakteri Ecolli, bakteri Ecolli ini sangat di butuhkan tubuh manusia, untuk pembusukan makanan di dalam Usus besar, yang selanjutnya ampas makanan yang tidak terpakai lagi dan membahayakan akan di buang dalam bentuk kotoran, selain itu.. Bakteri ecolli juga merupakan penghasil Vitamin K yang sangat penting bagi tubuh manusia, seperti: Pertumbuhan Tulang, mengontrol kadar gula darah, membantu Proses pembekuan Darah, ketika terjadi Pendarahan / Luka, dapat kita bayangkan.. jika, terjadi luka tanpa adanya pembekuan darah ini, maka darah akan terus mengalir tanpa berhenti..

Peperangan antar mikroba Baik dan mikroba Jahat di Tubuh Manusia

Mikroba Meneguntungkan/Merugikan Kesehatan Manusia
Bacteria - image source: http://www.freedigitalphotos.net
Ada beberapa jenis mikroba yang telah menetap pada berbagai bagian tubuh manusia (misalnya: kulit, lipatan kulit, mulut, hidung, mata, saluran pernapasan atas, saluran pencernaan, alat kelamin), tetapi tidak menimbulkan penyakit.

Ketika mikroba asing (mikroba jahat (penyakit) yang merusak tubuh manusia) memasuki tubuh, mikroba domestik (mikroba yang menguntungkan bagi tubuh manusia) ini menganggap habitatnya terancam dan tidak akan menyerahkannya begitu saja. Mereka bertempur mati-matian melawan mikroba asing. Mikroba domestik ini adalah bagaikan prajurit profesional. Mereka mencoba melindungi wilayahnya demi kelangsungan hidup mereka. Dengan demikian, Pertahanan tubuh kita yang kompleks ini diperkuat dengan bantuan Mikroba Domestik tersebut.

Bila penyusup mikroskopis yang masuk ke dalam tubuh dapat melumpuhkan pengawal di garis depan maupun bakteri domestik yang ada, genderang perang mulai ditabuh. Kemudian tubuh, dengan organi-sasi pertahanan yang tertata rapi, melakukan peperangan dengan taktik bertahan-dan-menyerang untuk melawan pasukan asing.

Proses peperangan yang dilakukan sistem pertahanan tubuh terdiri atas:

  • Pengenalan musuh.
  • Penguatan sistem Pertahanan dan Persiapan senjata untuk menyerang.
  • Penyerbuan dan Pertempuran.
  • Pengentian Peperangan dan kembali ke keadaan/situasi Normal.
Sel yang pertama kali bertemu musuh adalah sel makrofag, yang memproduksi fagositosis, yang berfungsi menelan musuh.

Sel-sel ini Makrofag terlibat dalam pertempuran jarak dekat dan perkelahian satu lawan satu. Mereka bagaikan pasukan infantri yang melakukan perang bayonet melawan unit-unit musuh dan berjuang jauh di garis depan.

Sel-sel makrofag juga berfungsi sebagai unit intelijen atau agen raha-sia. Mereka menyimpan sebagian potongan tubuh musuh yang telah dikalahkan. Potongan tubuh ini dipergunakan untuk mengenali musuh dan meneliti ciri-cirinya. Makrofag memberikan potongan ini kepada unit intelijen yang lain.

Referensi


0 komentar

 

πŸ“‘About us | ☎ Contact us | πŸ“£ Privacy Policy | πŸ“ Term of Service